Lingkok Kuwieng Grand Canyon Orang Aceh

Padang Tiji Pidie, Aceh - Indonesia | Ingin berlibur sambil menikmati indahnya alam dan sungai bertebing layaknya Grand Canyon? Tak perlu jauh-jauh ke Benua Amerika. Di Aceh, terdapat sungai yang mirip Grand Canyon. Namanya Lingkok Kuwieng.
Suasana Lingkok Kuwieng
Suasana Lingkok Kuwieng Mirip Grand Canyon Amerika
Lingkok Kuwieng berada di pedalaman hutan Hagu, 20 km atau 1,5 jam dari pusat Kecamatan Padang Tiji, Pidie, Aceh. Tempat itu sering kali disebut Grand Canyon-nya Aceh. Betapa tidak, dinding sungai di sana yaitu bebatuan yang tersusun rapi berbentuk ngarai besar.

Ngarai itu terbentuk agak menyerupai situs kuno. Susunan dan kontur batunya sekilas seperti hasil ukir tangan manusia zaman dulu. Tapi jangan salah, ngarai di sana terbentuk sendirinya.

Keunikan ngarai Lingkok Kuwieng murni fenomena alam, disebabkan erosi oleh air pegunungan yang selalu mengalir dengan volume yang berubah-ubah.

"Sangat keren, bebatuannya tersusun rapi dan memanjang sepanjang sisi sungai. Saya baru pertama kali ke sini," ujar Fauzi Ramli, seorang pengunjung kepada Rappler.
Bebatuan Lingkok Kuwieng Indah Tersusun Rapi
Bebatuan Lingkok Kuwieng Indah Tersusun Rapi
"Saya sempat tertidur di bebatuan, alamnya yang indah dan suasana damai di tengah hutan membuat kita nyaman berlama-lama di sini," ujar Reza, pengunjung lainnya.

Tempat wisata alam Lingkok Kuwieng awalnya ditemukan oleh beberapa anggota pencinta alam dan semakin terkenal setelah foto-fotonya diunggah ke media sosial.

Warga setempat lebih mengenal tempat tersebut dengan nama Uruek Meuh berarti Lobang Emas dikarenakan bebatuan di sana yang menyerupai warna emas.

Tiga tahun belakangan, Lingkok Kuwieng semakin terkenal di telinga warga. Hal ini terlihat dari banyaknya pengunjung yang ingin menikmati keindahan alam di sana.

Berada di tengah pedalaman hutan Aceh, Lingkok Kuwieng belum tersedia akomodasi di sana. Disarankan untuk pengunjung yang ingin ke sana, terlebih dahulu menyediakan bekal seperlunya.
Lingkok Kuwieng Musim Kemarau
Lingkok Kuwieng Musim Kemarau

Jejak Perjalanan Ke Lingkok Kuwieng

Meskipun berada di pedalaman hutan, Lingkok Kuwieng masih bisa diakses dengan kendaraan roda dua. Namun, disarankan jangan menggunakan motor matic. Jalanan yang terjal dan bebatuan akan memacu adrenalin pengendara.
Jejak Perjalanan Ke Lingkok Kuwieng
Jejak Perjalanan Ke Lingkok Kuwieng
Dari Jalan Nasional Medan - Banda Aceh, persisnya di pasar Padang Tiji, pengunjung silahkan ikuti jalur aspal yang berada di depan Koramil Padang Tiji.

Selanjutnya ikuti saja jalan tersebut hingga Anda akan memasuki jalanan yang dipenuhi bebatuan. Setelah jalan beraspal terlewati, nah dari sanalah adventure dimulai.

Jalur tempuh yang merupakan jalanan warga untuk ke kebun itu sangat terjal dengan bebatuan besar. Apalagi ketika setengah perjalanan, Anda akan menaiki pergunungan dengan jalur yang menanjak penuh bebatuan.

Dua jam berkendara dengan jalur off-road, Anda akan sampai di Lingkok Kuwieng, surga di pedalaman hutan Pidie. Anda juga bisa meminta warga setempat sebagai guide dengan membayar Rp 200 ribu sekali trip. Atau menyewa mobil off-road seharga Rp 400 ribu.
Fauzal Azifa Aiyub Pengunjung Wisata Lingkok Kuwieng
Fauzal Azifa Aiyub Pengunjung Wisata Lingkok Kuwieng
Bagaimana, ingin menikmati petualangan dan keindahan Lingkok Kuwieng? Ayo ke Pidie!
Habil Razali Reporter Rappler Indonesia dan Kawan-kawan
Habil Razali Reporter Rappler Indonesia dan Kawan-kawan
Sumber: Rappler.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages